albumbaru.comalbumbaru.comalbumbaru.com
  • HOME
  • MUSIC
    • ALBUM ESSENTIALS
    • ARTISTS INSIGHT
    • MUSIC TODAY
    • LIRIK & LAGU TERBAIK
    • MUSIC FAQ
    • PLANET JAZZ
    • PLAYLISTS
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • SMART TECH
  • CULTURE
    • HOW-TO
    • MINDSPACE
    • MOVIES
    • TRENDS
Notification Show More
albumbaru.comalbumbaru.com
Search
  • HOME
  • MUSIC
    • ALBUM ESSENTIALS
    • ARTISTS INSIGHT
    • MUSIC TODAY
    • LIRIK & LAGU TERBAIK
    • MUSIC FAQ
    • PLANET JAZZ
    • PLAYLISTS
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • SMART TECH
  • CULTURE
    • HOW-TO
    • MINDSPACE
    • MOVIES
    • TRENDS
Follow US
© Copyrights 2026 AlbumBaru.Com. All Rights Reserved.
albumbaru.com > Music > Artists Insight > Apa yang Membuat Musik MALIQ & D’Essentials Mudah Disukai?
Artists Insight

Apa yang Membuat Musik MALIQ & D’Essentials Mudah Disukai?

albumbaru.com
Last updated: October 5, 2026 2:04 pm
albumbaru.com
Share
3 Min Read
Musik MALIQ & D’Essentials
MALIQ & D’Essentials | Foto: Facebook @Maliqndessentials
SHARE
Contents
  • Dari Jazz-Funk ke Pop yang Lebih Luas
  • Kenapa Musik MALIQ Tetap Relevan?

albumbaru.com — Ada band yang bertahan karena nostalgia. MALIQ & D’Essentials bertahan karena musiknya masih terasa hidup. Dua dekade lebih setelah terbentuk, mereka tetap terdengar seperti band yang sedang menikmati proses menemukan groove berikutnya.

Dari Jazz-Funk ke Pop yang Lebih Luas

Sejak 1st (2005), MALIQ & D’Essentials sudah memiliki bahasa musikal yang cukup jelas: R&B, funk, jazz fusion, dan neo-soul bertemu dalam produksi yang penuh energi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MALIQ & D’Essentials (@maliqmusic)

Namun menariknya, mereka tidak pernah benar-benar terjebak di sana.

Free Your Mind (2007) memperluas palet mereka, sementara Sriwedari (2013) membawa unsur dangdut dan pop retro ke dalam identitas grup. Evolusi tersebut penting karena menunjukkan bahwa musikalitas MALIQ tidak bergantung pada satu genre.

Mereka memahami sesuatu yang sering dilupakan band lain: groove bukan genre. Groove adalah cara sebuah lagu bergerak.

Kenapa Musik MALIQ Tetap Relevan?

Dengarkan “Untitled”, “Dia”, “Menari”, lalu bandingkan dengan “Begini Begitu” dari CAN MACHINES FALL IN LOVE? (2024). Ada perubahan produksi dan konteks, tetapi DNA-nya masih mudah dikenali. Album tersebut bergerak ke wilayah R&B/Soul dan membawa tema romantis yang lebih kontemporer.

Kekuatan MALIQ juga terletak pada kemampuan mereka membuat musik yang musikal tanpa terdengar seperti demonstrasi teknik.

Bass, drum, keyboard, gitar, vokal, dan horn section tidak berebut perhatian. Semuanya bekerja untuk menciptakan momentum. Pendengar yang tidak terlalu paham teori musik pun bisa merasakan ketika sebuah lagu MALIQ “jalan”.

Itulah alasan mereka punya koneksi lintas generasi.

Pendengar lama mungkin datang karena ,jazz-soul yang menjadi fondasi. Pendengar yang lebih muda bisa menemukan mereka melalui lagu-lagu baru, playlist, atau pertunjukan langsung. Bahkan setelah lebih dari dua dekade, Apple Music masih menempatkan mereka sebagai salah satu kelompok penting dalam lanskap musik Indonesia.

MALIQ & D’Essentials pada akhirnya bukan sekadar band yang berhasil bertahan lama. Mereka adalah contoh bahwa musikalitas bisa menjadi bentuk longevity.

Selama masih ada lagu yang membuat orang ingin bergerak, bernyanyi, atau sekadar menganggukkan kepala mengikuti ketukan, groove MALIQ masih punya alasan untuk terus hidup.

Nah, apa tanggapan kamu tentang musik MALIQ & D’Essentials? (ymn/albumbaru.com)

Share Juga dong, di Sosmed Kamu:
TAGGED:Artist InsightCAN MACHINES FALL IN LOVEDiaFunkJazz IndonesiaMaliq & D'EssentialsNeo-soulR&B IndonesiaUntitled
SOURCES:Berbagai SumberYouTube: @MALIQDEssentials⁩ Playlist SpotifyInstagram: @maliqmusicFoto: Facebook @Maliqndessentials
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Dopamine Detox Dopamine Detox: Cara Reset Otak di Era Scroll Tanpa Henti
Next Article Overthinking Loop Overthinking Loop: Kenapa Otak Kita Suka Mengulang Hal yang Sama
BIMMMCA - Bimmer Connected Audiences

Search

Artikel Terbaru

View All
Anxiety
Anxiety: Ketika Pikiran Selalu Mengantisipasi Hal Buruk
October 14, 2026
Lirik Lagu Bernadya
Mengapa Lirik Lagu Bernadya Begitu Dekat dengan Gen Z?
October 14, 2026
Apa itu remaster
Apa Itu Remaster dan Kenapa Lagu Lama Dirilis Kembali?
October 3, 2026
Kamera iPhone
Cara Maksimalkan Kamera iPhone untuk Foto Konser Malam Hari
September 26, 2026
Discovery
Discovery (2001): Saat Daft Punk Membawa Musik Disco ke Masa Depan
September 25, 2026
Spotify Wrapped
Apakah Spotify Wrapped Benar-Benar Mengenal Selera Musik Kamu?
September 25, 2026
FOMO
FOMO Membuat Kita Terus Mencari Lagu Baru yang Sedang Viral
September 16, 2026
Mendengarkan Musik
Kenapa Banyak Orang Mendengarkan Musik Saat Bekerja atau Belajar
September 7, 2026

Follow Us

FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
LinkedInFollow

MUSIC

Apa Itu Royalti Musik
Music FAQ

Apa Itu Royalti Musik dan Siapa yang Menerimanya?

Album Pop Paling Ikonik
Album Essentials

Mengapa Thriller Tetap Jadi Album Pop Paling Ikonik?

LIFESTYLE

adidas Originals
Fashion

JENNIE Jadi Co-Designer adidas Originals, Hadirkan Koleksi Pertama FW26

Raisa vs Selena Gomez
Fashion

Raisa vs Selena Gomez: Gaya Fashion Quiet Luxury dan Effortless Chic

CULTURE

Overthinking Loop
Mindspace

Overthinking Loop: Kenapa Otak Kita Suka Mengulang Hal yang Sama

Dopamine Detox
Mindspace

Dopamine Detox: Cara Reset Otak di Era Scroll Tanpa Henti

Media tentang Music, Lifestyle dan Digital Culture untuk Gen Z dan Millennials di Indonesia.

KETENTUAN

  • PRIVACY POLICY
  • TERMS OF USE
  • DISCLAIMER

MORE INFO

  • ABOUT US
  • ADVERTISING
  • CONTACT US
albumbaru.comalbumbaru.com
Follow US
© 2026 AlbumBaru.Com | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?