albumbaru.com — Udah nonton film Michael (2026), yang sedang diputar di bioskop tanah air? Kalau ngomongin fashion di dunia musik, Michael Jackson itu bukan cuma legenda—dia blueprint. Banyak gaya yang sekarang kita anggap “ikonik”, sebenarnya sudah dia lakukan jauh sebelum era sekarang.
View this post on Instagram
Gaya Fashion Thriller dan Bad
Di era Thriller, jaket merah dengan detail ritsleting itu bukan sekadar kostum. Itu statement. Bold, beda, dan langsung kebaca. Bahkan tanpa musik, orang tetap tahu itu Michael Jackson. Sampai hari ini, gaya itu masih sering direferensikan di runway sampai street style.
Masuk ke era Bad, gayanya berubah jadi lebih gelap dan edgy. Jaket kulit hitam, detail buckle, dan layering yang lebih kompleks bikin tampilannya terasa lebih kuat. Di fase ini, fashion bukan cuma pelengkap—tapi bagian dari karakter yang dia bangun.
Yang bikin Michael beda justru ada di detail kecil. Sarung tangan putih, fedora hitam, sepatu loafers, dan kaus kaki putih—simple, tapi jadi signature. Dan ketika semua itu dipakai buat moonwalk, hasilnya bukan cuma gaya, tapi momen yang nggak bisa dilupakan.
View this post on Instagram
Gaya Militer yang Futuristik
Di panggung besar seperti Grammy Awards atau tur dunia, Michael sering tampil dengan gaya militer futuristik. Bahu tegas, ornamen emas, dan siluet dramatis bikin dia terlihat seperti figur yang lebih besar dari sekadar performer.
Yang menarik, Michael selalu ada di antara dua dunia: klasik dan eksperimental. Kadang tampil rapi dengan setelan formal, kadang total dengan outfit teatrikal. Tapi dua-duanya tetap terasa “Michael”—dan itu nggak semua artis punya.
View this post on Instagram
Sampai sekarang, banyak musisi dan desainer masih mengambil inspirasi dari gaya dia. Bahkan konsep bahwa fashion itu bagian dari performance, salah satunya dipopulerkan oleh Michael Jackson.
Pada akhirnya, Michael bukan cuma pakai fashion—dia membentuk cara dunia melihat gaya di musik. (ymn/Berbagai Sumber)
