albumbaru.com — Ada banyak musisi yang mencoba membawa retro vibes ke musik modern. Tapi sedikit yang bisa melakukannya sehalus Bruno Mars. Musik Bruno tidak terasa seperti “mengulang era lama”. Justru sebaliknya—dia membuat funk, soul, dan R&B klasik terdengar hidup lagi untuk generasi sekarang.
Hal itu sudah terasa bahkan sejak “Treasure” dan “Locked Out of Heaven”. Dua lagu ini punya energi yang ringan, catchy, dan penuh groove. Bruno seperti tahu cara membuat musik yang langsung terasa familiar, bahkan saat pertama kali didengar.
Lalu datang “Uptown Funk” bersama Mark Ronson. Lagu ini bukan cuma hit besar, tapi semacam momen ketika pop modern kembali jatuh cinta dengan funk. Beat-nya ramai, horn section-nya terasa hidup, dan vibe-nya sulit ditolak. Bahkan bertahun-tahun setelah dirilis, lagu itu masih terdengar segar.
View this post on Instagram
Yang menarik dari Bruno Mars sebenarnya bukan cuma musiknya, tapi bagaimana ia membangun atmosfer. Saat tampil di panggung, semuanya terasa sangat terkontrol—band live, koreografi, sampai styling yang terinspirasi era 70-an dan 80-an. Tapi anehnya, semua itu tidak pernah terasa dibuat-buat.
Nuansa vintage itu semakin kuat di proyek Silk Sonic bersama Anderson .Paak. Lagu seperti “Leave the Door Open” dan “Smokin Out the Window” terdengar seperti rekaman soul lama yang dipoles dengan produksi modern. Warm, detail, dan sangat menikmati ruang kosong di antara instrumen.
View this post on Instagram
Album The Romantic (2026)
Di album terbaru The Romantic (2026), Bruno tetap berjalan di jalur yang sama. Lagu “Risk It All” punya nuansa balada romantis yang lembut, sementara “I Just Might” terasa lebih playful dengan groove disco-pop yang santai. Dua-duanya memperlihatkan satu hal: Bruno Mars sangat paham identitas musiknya sendiri.
Bruno juga sukses duet bareng sang diva, Lady Gaga (“Die With A Smile”) dan ROSE (“APT”), personil Blackpink. Dan mungkin itu alasan kenapa dia bertahan lama. Di saat banyak artis sibuk mengejar tren yang cepat berubah, Bruno Mars justru terdengar nyaman menjadi dirinya sendiri.(apl/Berbagai Sumber)
